KOPI DAN RINDU AYAH




KOPI DAN RINDU AYAH
 Oleh : Yurattia Yudian

Dentingan gelas  dan sendok  

bangunkan khayalku

Membentuk irama, mengalun, 

berputar  

dalam  cangkir kopi rapuh


Wajah ayah tersenyum dipusarannya

Dengan raut letih, kerutan sudut bibir, 


ujung mata nan sayu

Kucoba raih tatapan  itu

Kau diam membisu, lenyap dan 

meninggalkanku

Pilu  hatiku

Kucari cari engkau pada ruang sepi


Ada perih diujung rindu

Ingin menghirup kopi bersama lagi 

seperti dulu

Kucoba alunkan kembali irama itu

Agarku sampai pada tatapanmu

Biarpun semu namun sangat berarti 

bagi jiwa rapuhku





Komentar